MAKASSAR, FAJAR -- Pembacaan Alquran dilanjutkan tausiah KH Sanusi Baco di ballroom Swiss Bel-Inn menandai pra-launching Sofyan Inn Rachmat Residence, Senin, 10 Desember. Hotel berbasis syariah itu diharapkan beroperasi pada 2013.
Rachmat Residences dibangun Patompo Group. Perusahaan asli Makassar ini menggandeng operator hotel syariah kenamaan, Sofyan Hotel. Presiden Direktur Patompo Group, Rachmat Endong Patompo, mengatakan bahwa Sofyan dipilih karena alasan menjaga kualitas.
"Sofyan Hotel punya banyak pengalaman mengelola hotel syariah," katanya. Ketua Asosiasi Perbankan Syariah Indonesia (Asbisindo) Sulsel, Abdul Gaffar Lewa juga mengatakan, nama Sofyan Hotel adalah jaminan utama bagi bank-bank syariah untuk menggelontorkan pembiayaan.
Presiden Direktur Sofyan Hotel Management, Hadi Santoso, membeberkan, hotel syariah di Makassar punya prospek. Sebab, jelasnya, kehadirannya sudah menjadi tuntutan pasar.
Sofyan Inn Rachmat Residence berbentuk dupleks. Apartemen dan hotel. Terdiri dari 13 lantai. Ada 63 kamar hotel dan 38 unit apartemen.
Endong menuturkan, butuh sekira Rp52 miliar untuk merampungkan proyek di antara Jalan Sungai Saddang dan Jalan Pelita Raya ini. Empat puluh persen berasal dari dana Patompo Group. Sisanya didukung perbankan syariah.
Pembangunan apartel ditargetkan dimulai akhir Maret 2013 dan diperkirakan selesai setelah satu tahun. Jika cuaca mendukung, diyakini bisa selesai lebih cepat. Endong yakin, hotel syariah punya pasar.
Okupansi bakal aman. Apalagi, hotel ini akan menjadi dupleks apartel syariah pertama di Kawasan Timur Indonesia (KTI). Pihak Sofyan juga meyakinkan, hotel syariah tak hanya mengharapkan tamu domestik.
Wisatawan dari negara-negara muslim pun bakal mencari hotel bernuansa religius. Hadi mengatakan, Indonesian Islamic Tourism akan di-launching 2 Desember dan akan jadi pintu lebar bagi masuknya wisatawan muslim.
"Bahkan muslim dari negara-negara Eropa juga mencari hotel syariah. Malaysia telah jauh berkembang soal itu," tambah Hadi.
Pihak Patompo Group juga tidak asal-asalan bikin apartel syariah. Riset dilakukan ke beberapa negara dan daerah lain di Indonesia.
Faktanya, menurut Endong, market apartel syariah sangat terbuka. "Bahkan non-muslim pun ada yang memilih hotel syariah. Alasannya untuk mencari kenyamanan lebih," tambah putra mantan Wali Kota Makassar, Dg Patompo itu.
Sofyan Inn Rachmat Residence, sambung Endong lagi, bakal tampil beda. Masjid mendapat tempat yang baik. Masjid tersebut bahkan diklaim akan menjadi masjid tertinggi di Indonesia. Bangunannya akan berdiri di ketinggian 60 meter. Tidak mengikuti kebanyakan hotel yang menempatkan masjid di basement. (zul/upi)





